Semua makhluk hidup merasakan
indahnya hidup ini termasuk dengan Manusia yang mempunyai berbeda beda dari
segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Setiap
manusia mempunyai emosi dan kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi,
perasaan belas kasih dan sayang. Ungkapan cinta mungkin digunakan untuk
meluapkan perasaan seperti berikut:
§ Perasaan terhadap sebuah konsep tertentu
Jadi Manusia dan Cinta Kasih sangat erat hubungan nya
dengan kita. Tanpa adanya cinta kasih manusia tidak akan bisa hidup sempurna.
Dalam kodrat nya manusia diciptakan oleh Allah SWT untuk membangun sebuah
bahtera rumah tangga yang sakinah mawadah dan warahmah . Tanpa kita sadari
dalam diri manusia terdapat cinta kasih. Emosi ini terjadi antara kita dan
orang lain bahkan dengan ketidak sengajaan. Bahkan emosi ini juga terjadi
antara manusia 1 kepada manusia lainnya yang belum kenal.
Kita sudah membahas cinta kasih, lebih
baiknya kita tau apa itu cinta menurut pandangan Agama Islam. Kata cinta dalam Al
Qur’an disebut Hubb (mahabbah) dan Wudda (mawaddah), keduanya memiliki erti
yang sama yaitu menyukai, senang, menyayangi.Sebagaimana dalam surah Ali Imram
(14) :
“Dijadikan
indah dalam pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu:
wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda
pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di
dunia dan di sisi Allah lah tempat kembali yang baik (syurga).” Dalam ayat ini
Hubb adalah suatu naluri yang dimiliki setiap manusia tanpa kecuali baik
manusia beriman maupun manusia durjana.
Dari pembacaan diatas terdapat hadis
mengenai cinta, tetapi saya lupa dari siapa perawinya, disini saya kongsikan
untuk tatapan semua :
“man
ahabba syai’an fa huwa `abduhu”, Barang siapa yang mencitai sesuatu pasti dia
akan diperbudak olehnya.
Menurut Al-Qur'an cinta terbagi menjadi 8 jenis, yaitu:
- Cinta Mawaddah: yaitu cinta yang menggebu-gebu dan membara. Orang yang memiliki cinta jenis ini inginnya selalu berdua dan tak ingin berpisah. Selalu ingin memuaskan dahaga cintanya bahkan hampir tidak bisa berfikir yang lain.
- Cinta Rahmah: yaitu cinta yang penuh akan kasih sayang, pengorbanan dan perlindungan. Orang yang memiliki cinta ini akan lebih memikirkan orang yang dicintainya daripada dirinya sendiri. Dipikirannya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih meskipun ia harus menderita.
- Cinta Mail: yaitu cinta yang sementara sangat membara. Dan sangat menyedot perhatian tanpa memperhatikan hal-hal penting lainnya. Menurut Al-Qur'an disebut juga dalam konteks poligami. Karna ketika sedang jatuh cinta kepada yang muda akan cenderung mengabaikan yang lama.
- Cinta Syaghaf: yaitu cinta alami yang sangat mendalam dan sangat memabukkan. Orang yang terkena cinta ini akan seperti orang gila, lupa diri bahkan tidak menyadari apa yang dilakukannya.
- Cinta Ra'fah: yaitu rasa kasih sayang yang melebihi norma kebenaran. Misalnya: karna rasa kasih sayang dan kasihan yang berlebihan melihat anaknya tidur terlelap seorang bapak tidak tega dan tidak jadi membangunkan anaknya untuk Sholat.
- Cinta Shobwah: yaitu cinta buta, cinta ini akan mendorong perilaku menyimpang dan tidak akan bisa mengelak.
- Cinta Syauq (Rindu): yaitu pengembaraan hati kepada kekasih dan kobaran cinta didalam hati sang pecinta.
- Cinta Kulfah: yaitu perasaan cinta yang disertai kesadaran akan hal-hal positif meski itu sulit.
Didalam cinta kita juga akan merasakan
apa itu kasih sayang. Yang disebut
Kasih
sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada
seseorang. Apabila suatu hubungan cinta diakhiri dengan sebuah pernikahan maka
hal ini akan menimbulkan perasaan yang lebih dewasa lagi dan juga menuntut agar
suatu hubungan tersebut lebih bertanggung jawab, perasaan inilah yang disebut
dengan ksih sayang , mengasihi, atau saling menumpahkan kasih sayang.
Sebuah
hubungan pasti akan merasakan tanggung jawab, tanggung jawab itukah tulang
punggung hubungan tersebut yang paling beratnggung jawab ketika hubungan sedang
menurun atau bisa dibilang sedang tidak baik, tulang punggunglah yang segera
memperbaikinya. Dari permasalahan itu kita dapat melihat sesekeliling kita yang
masih banyak menderita entah dari segi kemiskinan, hubungan. Oleh karena itu
kita sebagai manusia harus mempunyai rasa belas kasihan.
Belas kasih adalah kebajikan di mana
kapasitas emosional empati dan simpati untuk penderitaan orang lain dianggap
sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan landasan keterkaitan sosial yang
lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi prinsi-prinsip dalam filsafat,
masyarakat, dan kepribadian .
Dalam surat Al –Qolam ayat 4,” maka
manusia menaruh belas kasihan kepada orang lain, karena belas kasihan adalah
perbuatan orang yang berbudi. Sedangkan orang yang berbudi sangat dipujikan
oleh Allah SWT.”
Perbuatan atau sifat menaruh belas
kasihan adalah orang yang berahlak. Manusia mempunyai potensi untuk berbelas
kasihan. Masalahnya sanggupkah ia mengggugah potensi belas kasihannya itu. Bila
orang itu tergugah hatinya maka berarti orang berbudi dan terpujilah oleh Allah
SWT.
Setiap hubungan pasti mempunyai Agama
dan mempunyai pemujaan. Pemujaan adalah dimana kita memuja atau mengagungkan
sesuatu yang kita senangi.Pemujaan dapat dilakukan dalam berbagai aspek seperti
memuja pada leluhur,memuja pada agama tertentu dan kepercayan yang ada.seperti
Pemujaan pada leluhur adalah suatu kepercayaa bahwa para leluhur yang
telah meninggal masih memiliki kemampuan untuk ikut mempengaruhi keberuntungan
orang yang masih hidup. Dalam beberapa budaya Timur, dan tradisi penduduk asli
Amerika, tujuan pemujaan leluhur adalah untuk menjamin kebaikan leluhur dan
sifat baik pada orang hidup, dan kadang-kadang untuk meminta suatu tuntunan
atau bantuan dari leluhur. Fungsi sosial dari pemujaan leluhur adalah untuk
meningkatkan nilai-nilai kekeluargaan, seperti bakti pada orang tua, kesetiaan
keluarga, serta keberlangsungan garis keturunan keluarga.
