USABILITY
PRINCIPLES
Usability adalah masalah optimasi penggunaan sistem oleh
pengguna, Sistem yang baik akan dipergunakan secara maksimal oleh pengguna
sehingga semua kemampuan sistem dapat termanfaatkan.
Prinsip
Usability terdiri dari :
1. Human Ability
Human Ability, yaitu kemampuan manusia untuk melakukan
sesuatu yang dimilikinya. Human ability memiliki 2 perbedaan, yaitu :
Human ability baik
diantaranya :
- Kapasitas term memory (LTM) tidak terbatas.
- Durasi LTM tidak terbatas dan complex.
- Kemampuan memahami tinggi.
- Mekanisme konsentrasi kuat.
- Pengenalan pola pikir kuat.
Human abilities buruk
diantaranya :
- Kapasitas short term memory (STM) terbatas.
- Durasi STM terbatas.
- Akses yang tidak dapat diandalkan pada STM.
- Proses yang cenderung salah.
- Proses yang lambat.
2. Human Capability
Human
capability, yaitu suatu kemampuan manusia untuk melakukan sesuatu yang
dimilikinya tetapi lebih mengarah kepada anggota pengindraan pada manusia itu
sendiri, human capability dibagi menjadi 3, diantaranya :
· Mata yang
merupakan suatu panca indra yang berfungsi untuk melihat
· Mata yang
merupakan suatu panca indra yang berfungsi untuk melihat
· Peraba salah
satu panca indra yang berfungsi untuk melakukan sentuhan.
3. Memori
Memory
adalah suatu tempat atau wadah untuk menyimpan data atau informasi. Memori juga
dapatmenyimpan pengetahuan factual dan pengetahuan procedural. Ada 4 type memori yaitu :
· Perceptual Buffer (memori sensor)
memori ini kapasitasnya terbatas serta informasi yang amsuk melalui indera
tidak semuanya dapat diproses.
· Short Term Memory, memori ini dapat
diakses dengan cepat, namun berkuarang secara cepat pula. Memiliki kemampuan
mengingat kembali item-item secara acak.
· Inermediate
Menyimpan untuk ke long term memori
· Long term memori, merupakan
penyimpanan utama untuk informasi factual, pengetahuan berdasarkan eksperimen,
pengalaman, aturan-aturan prosedur, tingkah laku dan lain sebagainya
4. Proses
Proses informasi pada manusia terdiri dari 3 sistem utama:
· Perseptual menangani sensor dari luar
sebagai buffer untuk menampung masukan yang diterima dari indra manusia
diproses untuk di teruskan ke otak (memory)
· Kognitif:
memproses hubungan keduanya.
· Sistem motor: memngontrol aksi/respon
(pergerakan, kecepatan, kekuatan.
5. Observations
Observations
merupakan pengamatan dimana orang lebih focus untuk menyelesaikan masalah,
tidak untuk belajar menggunakan suatu sistem secara efektif. Orang menggunakan
perbandingan jika tidak ada penyelesaian. Orang lebih kepada heuristic dapada
algorithmic
6. Problem Solving
Problem
solving atau yang biasa kita kenal dengan penyelesaian masalah. Penyelesaian
masalah dalam IMK ini setelah penyimpanan di LTM, kemudian diaplikasikan.
Task
Analysis
Ditinjau
dari pembentuk katanya Task Analysis berasal dar kata Analisis yang berarti
proses pencarian jalan keluar (pemecahan masalah) yang berangkat dari dugaan
akan kebenarannya, sedangkan Task berarti pekerjaan atau perintah atau
melakukan sesuatu fungsi. Jadi, dapat
disimpulkan Task Analysis adalah proses pencarian jalan keluar terhadap sebuah
pekerjaan dan juga Proses menganalisis dan menggambarkan bagaimana manusia melaksanakan tugas / pekerjaannya, apa
saja yang dilakukan / peralatan apa
yang digunakan dan hal-hal apa saja yang perludiketahui. Overview yaitu Memperoleh ringkasan seluruh koleksi. Utility (Utilitas) mengaca kepada
fungsionalitas sistem atau sistem tersebut dapat meningkatkan efektifitas dan
efisien kerjanya.
Types of task analysis:
Input & Output
Pengumpulan data
- Dokumentasi
- Interview
- Observasi
- Survei / Kuesioner
- Pencatatan data secara otomatis
Representasi Data
- Daftar, ringkasan, matriks
- Naratif
- Hirarki & Jaringan
- Flowchart
DOKUMENTASI
• Dokumentasi
- Lebih sering memuat penjelasan bagaimana tugas akan dikerjakan (dari pada bagaimana mereka
akan mengerjakan tugas sekarang ini).
- Standar
- Manual
INTERVIEW
*
Terstruktur
- Efisien
- Memerlukan pelatihan
* Tidak Terstruktur
- Tidak efisien
- Tidak memerlukan pelatihan
* Semi
Terstruktur
- Baik
- Seringkali tepat untuk digunakan
OBSERVASI
- Di dalan observasi, lihat apa yang dikerjakan user
- Merekam dengan videotape (untuk melihat kembali atau
mengulangi)
- Gunakan catatan, bagan
REPRESENTASI
DATA:
• Daftar,
ringkasan, matriks
- Gunakan alat bantu bagan
- Tambahkan detail yang semakin bertambah
- Ketahui lebih lanjut berapa detail yang cukup
- Akankan ditambah ringkasan yang dihubungkan dengan
sub-tugaskhusus
- Baik untuk tugas yang terurut
• Naratif:
- Menjelaskan tugas-tugas dalam bentuk kalimat
- Seringkali versi diperluas dari daftar atau ringkasan
- Lebih efektif untuk mengkomunikasikan ide-ide umum dari
tugas
- Tidak efektif untuk detail
- Tidak efektif untuk tugas yang bercabang
- Tidak efektif untuk tugas paralel
• Hierarki
.. Hierarki Task Analysis (HTA)
- Notasi grafik dan dekomposisi dari tugas
- Tugas merupakan kumpulan dari aksi
- Tugas diatur ke dalam rencana
Mengelompokkan sub-tugas dengan berurut lebih disukai dan kondisi-kondisi prasyarat
Contoh Pengelompokkan Tugas : Fixed Sequence, Optinal Tasks,
Waiting Events, Cycles, Time Sharing, Discreationary, Sources & Use
SUMBER DAN
PENGGUNAAN INFORMASI
Sumber informasi adalah data. Data merupakan bentuk yang
masih mentah dan perlu diolah lebih lanjut. Data terdiri dari fakta-fakta dan
angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai, tetapi dapat diolah
melalui suatu model untuk dihasilkan informasi.
Sumber Informasi dan Penggunaan Informasi dan Data I/O dan
Mempresentasikan Data
Sumber informasi adalah data. Data merupakan bentuk yang
masih mentah dan perlu diolah lebih lanjut. Data terdiri dari fakta-fakta dan
angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai, tetapi dapat diolah
melalui suatu model untuk dihasilkan informasi.
1. Kelompok
dalam Informasi : Informasi Strategis, Informasi Taktis, Informasi Teknis.
2. Informasi
yang Berkualitas : Akurat, Tepat Waktu, Relevan.
Fungsi informasi bagi suatu organisasi yaitu memberikan kejelasan
mengenai sesuatu hal yang sudah, sedang dan yang akan dihadapi oleh organisasi.
Referensi:
Dix, Alan et. Al, HUMAN-COMPUTER INTERACTION, 2nd Edition,
prentice Hall, Europe, 1998
ratriptyas.staff.gunadarma.ac.id