Delapan tahun lalu, tepat pada 26 Desember
2004, saat dunia tengah bersiap berganti nominal tahun, tsunami dahsyat
menerjang Aceh. Bencana yang kemudian didaulat sebagai salah satu yang terhebat
di abad 21 ini dimulai dari gempa 9,1 SR di Samudra Hindia. (Paragraf narasi)
Meganya besaran gempa memicu gelombang tsunami
yang menghantam Aceh, Thailand, Sri Lanka, India, Maladewa, dan pesisir timur
Afrika. Tsunami menggelontorkan jutaan liter air laut ke darat dan diperkirakan
memakan korban hingga 280 ribu jiwa. Aceh menjadi wilayah paling teruk dengan
korban lebih dari 200 ribu jiwa. (Paragraf eksposisi)
Bahana gempa dan tsunami 2004 ini telah
menjadi wake up call bagi bangsa Indonesia untuk mengerti arti penting bencana.
Bahwa bencana menjadi ancaman nyata bagi bangsa Indonesia. (Paragraf deskripsi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar